Titik Terang

Pagi ini aku sudah tiba di kantor lebih awal dari sebelumnya.  Sepi, sunyi, dan senyap. Aku memang harus lebih awal datang. Hari ini, aku akan melakukan presentasi pihak manajemen dan beberapa karyawan. Presentasiku kali ini adalah mengenai pekerjaan yang telah aku lakukan dengan susah payah sebelumnya.

Hm…

Sulit memang, pada sebuah perusahaan yang belum ada implementasi K3 yang baik. Di tempatku bekerja kali ini, implementasi K3 hanya sebatas pada sebuah dokumen, yang disiapkan untuk proses bidding ataupun tender. Oh iyam bukan hanya itu. Dokumen K3 juga digunakan dalam proses audit. Pantas sajalah hasil audit yang didapatkan hanya secukupnya. Tidak jarang pula minus hasilnya. Sampai-sampai perusahaan tempatku bekerja nyaris masuk daftar list terburuk dalam masalah K3.

Nah, aku memang sangat bingung dalam mengatasi permasalahan ini. Sebelumnya, tempatku bekerja sistem K3 sudah terbentuk dengan baik. Aku hanya tinggal menjalankan sistem tersebut dan membuat laporan kepada atasan maupun customer.

Bagiku, membentuk sebuah sistem seperti ini bukanlah hal yang sulit. Permasalahan yang menjadi kendala buatku adalah budaya kerja yang ada di tempatku bekerja. Individualistis dan homogenesus. Mungkin seperti itulah istilahnya, aku tidak terlalu paham dengan istilah-istilah.

Sekarang, langkah tepat buatku adalah bagaimana caranya aku dapat bertahan disini sampai aku menyelesaikan studiku di ekstensi Manajemen UI. Di sana aku menemukan duniaku. Aku memiliki banyak teman yang heterogen. Sabar..sabar… dan bersabar…

Aku memiliki posisi tawar yang rendah di tempat kerjaku yang sekarang. Mereka tidak terlalu butuh dengan seorang K3. Bagi mereka, yang terpenting adalah proyek berjalan baik-baik saja. Toh, kemaren pun baik-baik saja ketika bekerja.

Pola pikir seperti ini yang masih tertanam dibenak mereka. Mereka tidak mengerti efek bola salju yang akan muncul. Maupun teori gunung es. Mereka hanya melihat dan menganalisis dari kulitnya saja. Beberapa tahun kedepan akan dimulai pasar bebas, dan di sinilah persaingan akan semakin ketat. Para customer bukan lagi melihat hanya satu pilhan perusahaan, akan tetapi bisa lebih dari itu dan banyak pilihan. Tinggal memilih mana yang terbaik, mana yang memiliki prosedur paling mendekati sempurna, termasuk mana yang memiliki sistem kerja yang aman dan sehat.

Baiklah, ini hanya permulaan dari langkahku. Jalanku masih panjang, masih banyak yang harus aku lakukan…

Jams Columbus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s